RSS

Arsip Tag: sosial

Pelecehan di kendaraan umum

Hm.. bingung dari mana harus memulai. Yaudah, dari sini aja. Banyak kasus pelecehan seksual yang terjadi pada kaum wanita di kendaraan umum. Salah satunya pengalaman seseorang yang selanjutnya akan kita sebut sebagai “J”. Sat itu J menaiki kendaraan umum kereta api. Memang saat itu hari sudah malam. Sudah sekitar jam 7/8 malam. J bersama 3 orang temannya yang lain baru saja pulang dari rumah temannya untuk urusan yang mendesak. Mereka menaiki kereta api kelas ekonomi. Mengapa? Pertama, karena harganya yang murah. Maklumlah, mereka adalah mahasiswi dengan uang jajan yang tidak berlebihan. Alasan kedua adalah karena hari sudah malam, dan yang tiba terlebih dahulu adalah kereta api kelas ekonomi. Saat mereka naik, posisi J menghadap ke dalam (membelakangi pintu masuk). Kemudian, tiba-tiba dia merasa ada yang “menggesek-gesekkan” sesuatu di sekitar daerah bokongnya. Kemudian ia menoleh dan melihat wajah seorang lelaki yang horney. Ia kemudian menginjak kaki lelaki itu dan berusaha menghindar. Namun karena tempat yang sempit dan sesak penumpang, ia tidak dapat berpindah. Lelaki itu pun tetap melakukan hal yang sama, walaupun sudah diinjak kakinya. Akhirnya, J berusaha bertukar posisi dengan seorang bapak. Dania meminta tolong temannya yang berbadan gemuk, untuk melindunginya. Anda bisa bayangkan bagaimana perasaan J waktu itu?? Ia bahkan ingin segera turun dari kereta tersebut agar tidak melihat wajah lelaki itu. Ia terus berusaha menjauh dari laki-laki tersebut dan meminta pertolongan temannya. Bahkan, temannya berkata bahwa tangan J gemetaran saat itu. Untunglah ia tidak menangis. Tapi tahukah anda?? Justru ia tidak menangs karena ia terlalu takut. Temannya yang berbadan besar tidak mau turun dari kereta, karena memang itu sudah kendaraan sehari-harinya. Dan akan sangat lama bila ia pulang dengan angkutan umum. Untungnya, saat itu kereta mengalami gangguan dan berhenti di stasiun “B”. Akhirnya J mengajak teman yang lain, “G” untuk turun dan melanjutkan perjalanan dengan angkutan umum. Untunglah temannya mau dan akhirnya mereka bergegas turun dan naik angkutan umum. Ada juga kisah lain yang dialami oleh “L”. Saat itu ia sedang naik sebuah bis yang memang selalu penuh berdesakkan. Ia duduk di pingir dan tiba-tiba ia merasa ada yang “menggesek-gesekkan” sesuatu di sampingnya. (sorry gw gak tau cerita selengkapnya)

Tidak hanya itu saja, hal serupa juga pernah atau beberapa kali terjadi di busway dan angkutan umum (angkot). Bahkan diruang lingkup yang lebih kecuil lagi, angkutan dalam kampus. Bahkan kini, pelecehan dalam angkot sudah lebih parah. Karena sampai terjadi pemerkosaan. Sungguh ironis, seorang wanita yang seharusnya dilindungi dan dicintai, malah dilecehkan seperti itu. Dimana moral bangsa kita yang sila pertama pancasilanya adalah ketuhanan?? Mungkin sebagian orang berkata “ itu emang salah perempuannya aja, pake baju seksi-seksi”. Tetapi, beberapa korban dari kejadian tersebut bahkan sudah berusaha menghindari kejadian seperti ini dengan menutup auratnya (memakai jilbab).

Itu hanya sebagian kecil dari sekian banyak kejadian pelecehan di kendaraan umum yang tidak terungkap ke publik. Anda tahu bagaimana rasanya?? Mereka bahkan belum bisa melupakan kejadian itu. Dan mungkin tidak akan bisa. Ada sedikit rasa trauma dan pikiran “kenapa aku?? Kenapa bukan yang lain??!”. Semoga erita ini apat menginspirasi anda, kaum wanita untuk lebih berhati-hati naik kendaraan umum dan sebagai bahan responsi atau evaluasi diri bagi pemerintah untuk lebih meningkatkan kemanan di kendaraan umum. Bagaimana masyarakat mau untuk menggunakan kendaraan umum kalau keamanannya sangat tidak terjaga seperti itu. Jangan salahkan kalau kendaraan pribadi semakin banyak dan jalanan semakin macet. Saya berharap pemerintah jangan hanya bertindak kalau sudah ada korban!!

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 Desember 2011 in Uncategorized

 

Tag: